AKSI NYATA MODUL 2.1. A. 10 PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
Unit Kerja : SDN Sendangmulyo 02
Kelas : 4 B
Tema / Subtema : 8 Daerah Tempat tinggalku / 2 Keunikan Daerah Tempat Tinggalku
Pelajaran : 4 ( empat )
Hari / Tanggal : Kamis, 24 Februari 2022
Alokasi Waktu : 4 X 35 ( 4 JP )
OLEH :
SRI WAHYUNINGSIH
CGP ANGKATAN 4
KORSATPN TEMBALANG
DINAS PENDIDIKAN KOTA SEMARANG
TAHUN 2022
A. Latar Belakang
Modul 2 Program Guru pengerak ini membahas beberapa submodul yang terdiri pembelajaran berdeferensiasi,pembelajaran sosial emosional dan Coaching ,ketiga submodul yang sangat berkaitan untuk mewujudkan pembelajaran yang berpihak pada murid dengan Alur MERRDEKA belajar , yang diawali dengan Mulai dari Diri, lalu dilanjutkan dengan Eksplorasi Konsep; Ruang Kolaborasi; Refleksi Terbimbing; Demonstrasi Kontekstual; Elaborasi Pemahaman; Koneksi Antarmateri; dan ditutup dengan Aksi Nyata.
Dengan model pembelajaran yang berbasis pengalaman seperti ini dapat mewujudkan guru dan murid merdeka yang menjadi pembelajar sepanjang hayat
Menurut Tomlinson (2000), Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid ,
Pembelajaran berdiferensiasi Bukan berarti bahwa guru harus memperbanyak jumlah soal untuk murid yang lebih cepat bekerja dibandingkan yang lain. mengelompokkan yang pintar dengan yang pintar dan yang kurang dengan yang kurang. Bukan pula memberikan tugas yang berbeda untuk setiap anak.
Pembelajaran berdiferensiasi bukanlah sebuah proses pembelajaran yang semrawut (chaotic), yang gurunya kemudian harus membuat beberapa perencanaan pembelajaran sekaligus, dimana guru harus berlari ke sana kemari untuk membantu si A, si B atau si C dalam waktu yang bersamaan.
Pembelajaran berdiferensiasi adalah serangkaian keputusan masuk akal (common sense) yang dibuat oleh guru yang berorientasi kepada kebutuhan murid.
Bagaimana mereka menciptakan lingkungan belajar yang “mengundang’ murid untuk belajar dan bekerja keras untuk mencapai tujuan belajar yang tinggi. Kemudian juga memastikan setiap murid di kelasnya tahu bahwa akan selalu ada dukungan untuk mereka di sepanjang prosesnya.
Kurikulum yang memiliki tujuan pembelajaran yang didefinisikan secara jelas. Jadi bukan hanya guru yang perlu jelas dengan tujuan pembelajaran, namun juga muridnya.
Penilaian berkelanjutan. Bagaimana guru tersebut menggunakan informasi yang didapatkan dari proses penilaian formatif yang telah dilakukan, untuk dapat menentukan murid mana yang masih ketinggalan, atau sebaliknya, murid mana yang sudah lebih dulu mencapai tujuan belajar yang ditetapkan.
Bagaimana guru menanggapi atau merespon kebutuhan belajar muridnya. Bagaimana ia akan menyesuaikan rencana pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan belajar murid tersebut. Misalnya, apakah ia perlu menggunakan sumber yang berbeda, cara yang berbeda, dan penugasan serta penilaian yang berbeda.
Manajemen kelas yang efektif. Bagaimana guru menciptakan prosedur, rutinitas, metode yang memungkinkan adanya fleksibilitas. Namun juga struktur yang jelas, sehingga walaupun mungkin melakukan kegiatan yang berbeda, kelas tetap dapat berjalan secara efektif.
Dengan pembelajaran berdiferensiasi setiap murid memiliki kesempatan yang sama untuk setiap murid sesuai kebutuhan kondisi siswa dan indahnya perbedaan kekuatan yang dimiliki setiap murid kita
Tomlinson (2001) dalam bukunya yang berjudul How to Differentiate Instruction in Mixed Ability Classroom menyampaikan bahwa kita dapat mengkategorikan kebutuhan belajar murid,paling tidak berdasarkan 3 aspek.
Ketiga aspek tersebut adalah:
1. Kesiapan belajar (readiness) murid
2. Minat murid
3. Profil belajar murid
Diferensiasi
1. Konten,
Pengetahuan,Keterampilan.
2. Proses
Ragam,tahap,dan jalur.
3. Produk
Kesempatan,Demonstrasi,Pemahaman.
B. Tujuan
Adapun tujuan dalam kegiatan Aksi nyata ini yaitu:
1. Peserta didik dapat memaksimalkan potensi yang dimilikinya
2. Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempelajari berbagai nilai kehidupan yang penting.
3. Membentuk Pembelajaran yang berpusat pada murid
C. Persiapan Tindakan Aksi Nyata, 2.2.a.10
Adapun rencana pelaksanaa kegiatan aksi nyata 2.2.a.10 ini di SDN Sendangmuyo 02 adalah :
1. Melakukan Sosialisasi kepada Pihak sekolah,Kepala sekolah,Rekan guru dan Walikelas
2. Menyiapkan RPP berdiferensiasi dan persiapan konten diferensisasi
3. Menyiapkan media pembelajaran kreatif
4. Pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan rancangan pembelajaran Berdifernsiasi
5. Melakukan evaluasi dan refleksi pada setiap pembelajaran yang telah dilakukan untuk
perbaikan didepan
D. Tolak Ukur :
1. Berkembangnya Potensi murid sesuai dengan minat ,profil dan kesiapan belajar
2. Pembelajaran berpusat pada murid dan profil pelajar pancasila sehingga mampu menjadi insan
3. yang bertimbuh dan menjadi pribadi yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman
4. Memberikan kesempatan kepada murid untuk mempelajari berbagai nilai kehidupan yang penting
E. DUKUNGAN YANG DIBUTUHKAN
Pihak-pihak yang membantu dalam mencapai gambaran diri saya :
1. Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab dalam setiap kegiatan disekolah
2. Rekan Guru /Wali kelas sebagai tempat bertukar pikiran dalam pelaksanan kegiatan
3. Peserta Didik Tokoh utama dalam Pelaksanaan aksinyata
4. Keluarga/Orang Tua sebagai pendamping/ pengontrol kegiatan belajar murid dirumah
5. Organisasi/lembaga pendidikan baik komunitas guru atau organisasi pendukung pembelajaran berdiferensiasi
F. PEMBELAJARAN YANG DIDAPAT DARI PELAKSANAAN
Dalam pelaksaan kegiatan ini saya sebagai guru merasa senang ,saya dapat mengenal dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dikelas saya , meskipun terdapat bebrapa hambatan disan-sini tetapi pembelajaran ini layak untuk dicoba dan terapkan. Dan kesimpulan yang saya dapatkan dari pembelajran diferensiasi adalah
Pembelajaran berdiferensiasi secara singkat merupakan pembelajaran yang berpihak kepada siswa. Hal ini juga sejalan dengan filosofi Ki Hajar Dewantara yang berpandangan bahwa
setiap anak itu unik dan berbeda. Oleh sebab itu, guru harus menuntun mereka sesuai dengan kodratnya. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi merupakan strategi umum yang dapat dikembangkan untuk mencapai merdeka belajar. Artinya mereka diberikan kemerdekaan untuk bisa menjadi pribadi yang berkembang sesuai dengan minat, bakat dan profil belajarnya dalam rangka mewujudkan transformasi pendidikan di Indonesia.
Berdasarkan aksi nyata penulis tentang Pembelajaran berdiferensiasi, murid terlihat sangat antusias mengenal potensi, kekuatan, dan kemampuan diri. Para murid memiliki peluang untuk berpikir cara-cara terbaik mereka dalam belajar, mereka menjadi lebih sadar akan kekuatan dan kebutuhan mereka dalam peningkatan kualitas belajarnya.
Adapun rencana perbaikan pelaksaan kegiatan ini kedepannnya yakni, saya akan berkolaborasi lebih banyak lagi dengan rekan guru lainnya untuk dapat memberi masukan dan umpan balik untuk perbaikan pembelajaran berdiferensiasi lainnya kedepannya. Menjalin kerjasama dengan semua pihak, kepala sekolah, rekan guru ,walikelas ,orang tua dan komite sekolah untuk mendukung memajukan setiap kegiatan pembelajaran peserta didik disekolah.Komunitas pendidikan berkolaborasi,berperan aktif,memberikan masukan,saran dan kritik terhadap kegiatan sebagai umpan balik, agar tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik dan dilaksanakan secara bersama-sama pembelajaran berdiferensiasi ini.
Dalam melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi, sebelumnya kami melakukan pemetaan kebutuhan berdasarkan minat belajar siswa, pada pembelajaran Tema 8 Daerah Tempat Tinggalku Subtema 2 Keunikan Daerah Tempat tinggalku pelajaran 4 pada kelas 4 B SDN Sendangmulyo 02
PEMETAAN BERDASARKAN MINAT BELAJAR SISWA
Nama Siswa | Minat Siswa | Konten | Proses | Produk
|
Hafidz Satria Yua Yudhistira Nandana Sachio Aurelly Adelia Zafran Annisa Aulia W Artureza Zafran Binar Pradisti
| Membuat Peta Indonesia | Siswa menyiapkan peralatan untuk membuat Peta Indonesia | Siswa membuat Peta dan mempresentasikan didepan Kelas | Gambar Peta Indonesia |
M Irza Ananda Divano Akmal Sahrul Gunawan Rasya Daffa Bhrey Nohan
| Bermain Peran | Anak –anak memilih peran masing-masing seperti dalam cerita rakyat | Anak- bermain peran didean kelas sesuai alur cerita rakyat | Karya Sosiodrama dengan Cerita Rakyat dengan Judul “Caadara”
|
Nila Nafalia Vania Salma Kaysa Aira shafa Ana niki Anita Setia Aprilia
| Membuat Artikel tentang Keragaman Budaya Kota Semarang | Anak-anak mencari sumber belajar sesuai materi dari buku tematik dan buku pendukung lainnya | Siswa menggali informasi dari sumber belajar tekait materi dan mempresentasikan didepan kelas | Artikel tentang keragaman Budaya Kota Semarang
|
H. Dokumentasi Cerita Kegiatan Aksi Nyata 1.2.a.10
1. Melakukan diskusi bersama Pihak Sekolah,Kepala Sekolah dan wakil dan rekan Guru
2. Menyiapkan RPP berdiferensiasi dan persiapan konten diferensisasi, dengan RPP berikut:
3. Menyiapkan media
pembelajaran kreatif berbasis teknologi untuk pembelajaran berdifernsiasi yang saat ini pembelajaran secara luring
4. Pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan rancangan pembelajaran Berdifernsiasi
Langkah Deskripsi Kegiatan Pembelajar Diferensiasi
a) Memetakan Siswa
Dilakukan dengan melakukan tes awal Kognitif dan Non Kognitif yang diberikan melalui Gogle Form sebelumnya tes ini sudah diberi penjelasan kepada orang Tua
b) Kuisoner untuk rekan guru /dan walikelas untuk menggali informasi tentangkebutuhan murid untuk memtakan kebutuhan belajar mereka.
c) Kuisioner untuk menggali informasi tentang murid dengan wali murid / orang tua siswa sebagai bentuk dukungan untuk pelaksanaan pembelajaran berpusat pada murid.
I. PENUTUP
Pembelajaran berdiferensiasi sudah sepatutnya terus kita laksanakan didalam kelas agar murid kita menjadi murid yang tumbuh potensinya sesuai dengan kodrat yang telah Alah berikan. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan cerminan pemikiran Ki Hajar Dewantara, dan hal ini tidak akan tercapai tanpa ada kerjasama dari berbagai pihak. Berkolaborasi untuk berpraktik baik dengan semua pihak yang akan akan membuat program pelaksanaan kegiatan pembelajaran berdiferensiasi berjalan dengan baik dan maksimal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar