Kamis, 07 April 2022

AKSI NYATA VISI MISI DAN BUDAYA POSITIF PEMBIASAAN LITERASI GICA ( GIAT BACA)

                                                                             LAPORAN 

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas

Program Pendidikan Guru Penggerak

 

Oleh :

Sri Wahyuningsih, S. Pd.

Calon Guru Penggerak Angkatan 4 Kota Semarang

  

 

PROGRAM GURU PENGGERAK ANGKATAN 4

 

SDN SENDANGMULYO 02

KOTA SEMARANG

 

TAHUN 2022

 

Tugas Individu Modul 1.4.a.10 Aksi Nyata Budaya Positif

 

1. Latar Belakang

 

SDN Sendangmulyo 02 dengan alamat di Jl Klipang Raya No 2 Kelurahan Sendangmulyo Kecamatan Tembalang Kota Semarang yang berdiri pada tahun 1977 dengan luas 3.990 m. Pada tahun pelajaran 2021/2022 jumlah siswa SDN Sendangmulyo mencapai 535 siswa, 25 guru 3 karyawan dan 1 Kepala Sekolah. SDN Sendangmuly 02 adalah salah satu sekolah  yang menerapkan budaya positif diantaranya: Menerapkan Salam Sapa  yaitu bapak ibu guru menyambut siswa dipintu gerbang sekolah pada setiap paginya, Melakukan apel pagi, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan membaca Janji Siswa untuk menerapkan budaya positif disiplin dan nasionalisme, Serta Melakukan Doa bersama, membaca Asmaul Husna dan sholat berjamaah dalam meningkatkan religiusitas warga sekolah.

Namun dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini Negeri kita dilanda Covid 19 sehingga pembelajaran dilakukan secara daring. Pada bulan Agustus tahun 2021 diujicoba untuk dilakukan PTM ( Pembelajaran tatap muka terbatas) dengan kapasitas 50% secara bergantian. Pada bulan ini dilakukan PTM 100% dengan menerapkan protokol kesehatan.

Budaya positif sangat penting untuk diterapkan terutama di lingkungan SDN Sendangmulyo 02 karena sekolah adalah lingkungan atau tempat pendidikan bagi siswa baik itu berupa ilmu pengetahuan maupun penanaman karakter pada siswa. Pembiasaan budaya positif yang kita terapkan pada kehidupan sehari-hari dalam proses belajar mengajar di sekolah sangat berpengaruh  untuk masa depan  siswa.

2. Tujuan Aksi Nyata

Dalam mewujudkan generasi bangsa yang cerdas, terampil dan berprestasi khususnya di SDN Sendangmulyo 02 , Saya sebagai pendidik sekaligus Calon Guru Penggerak angkatan IV memiliki program budaya positif yaitu LITERASI GICA ( GIAT BACA) yang bertujuan :

a. Menumbuhkan pada siswa untuk melakukan praktik baik dalam menumbuhkembangkan kegemaran membaca

b. Untuk mengasah kemampuan siswa dalam menyimpulkan isi bacaan

c. Untuk meningkatkan wawasan peserta didik dan menumbuhkan karakter siswa

d. Membentuk pribadi yang terampil cerdas dan berwawasan luas

3. Deskripsi Aksi Nyata

Pelaksanaan budaya positif di lingkungan SDN Sendangmulyo 02 yang telah kami buat menjadi program dengan dukungan dari kepala sekolah, teman sejawat, siswa, maupun orang tua siswa. Saya memiliki harapan besar dalam mewujudkan budaya “LITERASI GICA atau GIAT dan BACA” .  Adapun langkah – langkah yang saya terapkan melalui aksi nyata antara lain :

a. Dengan memberikan pertanyaan untuk menstimulasi dan melihat kemampuan siswa dalam mengambil inti sari atau kesimpuan pada bacaaan

b. Memberikan apresiasi kepada siswa yang telah berani maju kedepan dalam menyampaikan kesimpulan pada bacaan

c. Memberikan motivasi kepada siswa untuk mendorong siswa agar mereka mau da mampu menyampaikan isi bacaan didepan kelas

d. Membuat kesepakatan kelas dengan bimbingan guru yang disetujui bersama siswa, untuk dapat dilakukan bersama dengan penuh tanggungjawab

e. Mencari bibit unggul siswa yang memiliki bakat dibidang pidato,dongeng dan puisi

4. Tolak Ukur Keberhasilan

Dengan pembiasaan yang telah diterapkan dapat  merubah karakter setiap individu murid sesuai keyakinan yang telah mereka sepakati bersama, keberhasilan dapat terlihat melalui :

a. Siswa terlihat banyak dan semakin bertambah menjalankan kesepakatan kelas saat di lingkungan sekolah.

b. Semangat untuk tampil ke depan terlihat semakin banyak siswa yang mau dan mampu  terutama saat sebelum  proses belajar – mengajar berlangsung

c. Terjalin komunikasi positif dan interaksi tanya jawab anatara siswa dengan siswa dan siswa dengan bapak ibu guru serta sebaliknya, sebagai penguat keyakinan dalam pembentukan pembentukan karakter.

d. Semakin terjalin hubungan  kolaborasi guru dengan murid sehingga Guru cukup memberikan arahan dan bimbingan .

5. Hambatan

a. Ada beberapa siswa yang kurang percaya diri walaupun sudah diberi motivasi dan pendekatan, dikarenakan perasaan malu, takut atau minder.

b. Beberapa orang tua siswa kurang peduli dengan kemajuan karakter anak karena kesibukan orang tua bekerja

6. Tindak Lanjut 

Saya sebagai guru di SDN Sendangmulyo 02 sekaligus peserta diklat CGP angkatan 4 Kota Semarang akan menganalis dan mengevaluasi program GICA ( Giat Baca ) apa yang menjadi hambatan dan kendala, sehingga akan segera ditindaklanjuti terhadapa pelaksanaan program tersebut. Akan melakukan koordinasi sama koordinator  masing2 kelas apakah program terlaksana dengan baik atau tidak. Jika tidak kendalanya apa, sehinggga tidak terlaksana maka dicari solusi bersama, agar program terlaksana sesuai harapan yang kita inginkan.

 

7. Posisi Kontrol Guru

Guru sebagai manager jika ada murid yang melakukan pelanggaran terhadap kesepakatan kelas, maka guru akan bertanya kepada anak tentang aasan mengapa anak tersebut melanggar aturan dan membuat kesepakatan kelas untuk melakukan tindakan perbaikan.

8. Kesepakatan Kelas

Kesepakatan kelas merupakan aturan-aturan untuk membantu guru dan murid dalam bekerjasama membentuk kegiatan belajar mengajar yang efektif. Kesepakatan kelas terdapat harapan guru terhadap murid dan harapan murid terhadap guru. Kesepakatan yang disusun harus mudah dipahami dan langsung diterapkan,dapat diperbaiki dan dapat dikembangkan secara berkala.

Foto Kesepakatan Kelas 4B


9. Sosialisasi Budaya Positif Dengan Rekan Sejawat dan  Orangtua Siswa

 

Sosialisasi Budaya Positif Dengan Rekan Sejawat

Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan tujuan agar semua siswa diSDN Sendangmulyo 02 melakukan kegiatan Giat Baca atau GICA agar siswa bertambah wawasan dan pengetahuan karena akhir-akhir ini minat baca siswa diIndonesia khususnya menurun drastis karena dampak datangnya teknologi berupa Handphone, sehingga perhatian siswa lebih menyukai aplikasi yang terdapat dalam HP daripada membaca buku. Sosialisasi dilakukan pada tanggal 6 Januari 2022 dan 9 April 2022.

Adapun sosialisasi kepada orangtua dilakukan pada Desember 2021 dan 7 April 2022

Terkait budaya positif, pengembangan diri siswa dan budaya Giat Baca . Orangtua memberikan dukungan dan apresiasi kepada ibu guru kelas 4B mengenai program budaya positif dan pengembangan diri, sehingga anak menjadi bersemanagat dalam belajar dan dalam rangka menumbuhkan karakter siswa dan menambah wawasan dan pengetahuan anak,sehingga diharapkan terwujudnya merdeka belajar dan profil pelajar pancasila.

Dokumentasi Sosialisasi Budaya Positif 1.4 Dengan Rekan Sejawat Pada tanggal 6 Januari 2022


 

 

 

 

Dokumentasi Sosialisasi Budaya Positif 1.4 terkait Visi Misi Sekolah Program Giat Baca ( GICA) dengan rekan sejawat pada tangal 7 April 2022

 

 

10. Sosialisasi Dengan Orangtua melalui WA dan Kuisioner Google Forms


https://docs.google.com/spreadsheets/d/1-F89lL8Pv050hswvz5IGXV2WMcCGgGp7/edit?usp=sharing&ouid=103273054460597696499&rtpof=true&sd=true


11. Dokumentasi Aksi Nyata

Foto Kegiatan Literasi GICA ( Giat Baca)

12. Foto Kegiatan Praktik Membuat Juz sebagai kegiatan Wirausaha








13. Foto Kegiatan Pelatihan Canva untuk Siswa








14. Foto Kegiatan Unjuk Kerja Siswa ( Pidato,Puisi,Menyanyi dan Dongeng)




15. Foto Kegiatan Menanam Cabe dan Tomat 








16. Foto kegiatan Komunitas Praktisi Pelatihan Editing Video



17. Komunitas Praktisi Pemantapan Pendaftaran PGP Angkatan 7





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Pembelajaran Berdiferensiasi Produk Pada Mapel Seni Rupa Kelas 4 B SDN Sendangmulyo 02 Korsatpen Tembalang Kota Semarang   A.     PENG...