Selasa, 14 Juni 2022

AKSI NYATA MODUL 3.3 PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID


 

AKSI NYATA MODUL 3.3 PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID

Oleh Sri Wahyuningsih,S.Pd

CPG Angkatan 4

Kota Semarang

 

 PERISTIWA (FACT)

Untuk meningkatkan kreativitas murid SDN Sendangmulyo 02 Tembalang Semarang, dengan melakukan kegiatan literasi dan kerajinan dengan nama program ( Propates) yang akan membawa dampak positif pada kegiatan pasca tes . Program tersebut dilakukan SDN Sendangmulyo 02 merupakan sekolah yang negeri yang ada di pinggiran kota Semarang. Meski demikian motivasi siswa dan para orangtua sera bapak ibu guru merespon baik terkait program yang akan dilaksanakan Proram tersebut adalah Gerakan Pasca Tes dengan kegiatan positif yang variatif. Kegiatan tersebuat adalah Literasi, Membuat Ketrampilan, Market Day dan Senam Bersama

Program literasi dan program kreativitas adalah merupakan keterampilan penting yang harus di miliki siswa. Sebagian proses pendidikan bergantung pada kemampuan dan kesadaran literasi ,kemampuan literasi meliputi program literasi dan program kreativitas dan kerajinan sehingga program ini sesuai dengan salah satu karakteristik dari 7 lingkungan yang menumbuh kembangkan kepemimpinan murid yaitu lingkungan yang melatih keterampilan yang di butuhkan murid dalam proses pencapaian tujuan akademik dan non akademik.

Yang dilakukan pada aksi nyata berikut alasan mengapa melaksanakan aksi nyata?

Aksi nyata pengelolaan program yang berdampak pada murid di maksudkan untuk mewujudkan  kepemimpinan murid, program ini di lakukan dengan harapan siswa siswi bisa menumbuhkan sikap mandiri,kreatif dan inovatif dalam  mengekspresikan dirinya dan menghargai seni dan budaya nasional dan bisa mengembangkan potensi atau bakat yang di milikinya.

Aksi nyata ini di lakukan untuk mewujudkan langkah pengelolaan program yang berdampak pada murid dengan berbasis pemetaan aset sekolah menggunakan model BAGJA dan MELR Yang dilakukan guna memastikan sebuah program yang berdampak pada murid. Sehingga bisa menjadi langkah konkrit keterlibatan sebagai pemimpin dalam pengembangan sekolah.

Selain itu alasan utama dibalik program ini adalah pada terwujudnya wellbeing siswa atau student wellbeing  dan perkembangan siswa secara holistik, siswa yang bahagia. dan juga memiliki nilai – nilai pribadi yang unggul, berbudaya serta memiliki karakter profil pelajar pancasila.

Tujuan Utama melaksanakan aksi nyata ini adalah sebagai berikut :

  • Membangun kesadaran siswa atas pentingnya membaca untuk mendukung pembelajaran yang efektif
  • Menumbuhkan kemampuan berprikir kritis dan kreatif
  • Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi siswa
  • Menumbuhkan jiwa kepemimpinan siswa
  • Menjadikan kegiatan literasi sebagai budaya positif di sekolah
  • Melatih kemandirian siswa dalam memecahkan masalah 
  • Menumbuhkan budi pekerti dan kepribadian yang baik kepada siswa

Hasil Aksi Nyata yang di lakukan

 





 

Dengan terlaksananya program ini ,  maka program ini pada dasarnya di rancang untuk menjadi wadah berkreasi dan berinovasi bagi siswa siswi menumbuhkan keberanian untuk tampil  dan juga mengedukasi siswa akan penitingnya budaya literasi. Siswa-siswi perlu di perkenalkan betapa pentingnya kegiatan literasi yang dilakukan sehingga sebagai generasi muda penerus bangsa akan selalu menjunjung budaya yang mampu melestarikan budaya membaca. Di perlukan sebuah pembiasaan yang menjadi sebuah budaya. Dengan pelaksanan kegiatan  yang rutin dan berkelajutan dari program ini maka dampak pada murid dalam hal meningkatkan minat dan bakat serta jiwa kepemimpinan dan juga kepedulian akan literasi akan membuahkan hasil.

Hasil aksi nyata di SDN Sendangmulyo 02 Tembalang Semarang ini menunjukan bahwa ada perkembangan dari waktu ke waktu mulai dari hanya membaca 15 menit sebelum memulai proses belajar mengajar yang di awasi oleh wali kelas sehingga menjadi budaya bagi murid – murid ketika jam literasi sudah di mulai maka dengan sendirinya melakukan aktivitas tersebut. Selain itu kegiatan pasca tes dengan membangun program kerajinan . Satu hal yang menjadi saya bangga sebagai guru kelas Sekolah Dasar peserta didik mampu meningkatkan kemampuan pengetahuan akan kosa kata, membuat otak mereka bisa bekerja secara optimal, menambah wawasan, mempertajam diri dalam menangkap informasi dari sumber bacaan salah satu aksi nyata nya yaitu memiliki jiwa kepemimpinan serta meningkatkan kreativitas dan kreasi siswa karena mampu menciptkan seorang pemimpin yang mandiri dan kreatif

Kegiatan literasi dan Program Kerajinan di atas menunjukan bahwa kegiatan literasi tidak semata – mata di lakukan di dalam ruangan kelas saja akan tetapi bisa juga di lakukan di tempat lain yaitu dengan menggunakan perpustakaan dengan di dampingi oleh wali kelas  diberikan kebebasan kepada peserta didik untuk memilih sesuai dengan bakat dan minat peserta didik namun murid dapat memanfaatkan kekuatan atau asset  yang dimiliki sekolah dengan demikian apapun yang menjadi minat dan bakat peserta didik dapat di salurkan dengan baik dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di lingkungan sekolah demi peningkatan potensi peserta didik. Disamping itu murid juga melakukan kegiatan kerajinan yang dapat menggali potensi dan kreativitas siswa.






 

B.PERASAAN (FEELING)

Perasaan saat merencanakan aksi nyata ini program yang berdampak pada murid ini adalah  merasa tertantang karena program ini harus menekankan pada aspek dampak langsung pada diri siswa misalnya kepedulian aspek lain, literasi, keimanan,  kedispilinan,dan aspek lainnya yaitu kemampuan kepemimpinan bisa menjadi bekal siswa untuk kehidupan yang lebih baik sebagai individu maupun anggota masyarakat dan meningkatkan kreativitas dan kemandirian siswa

Perasaan saat program ini terlaksana perasaan bahagia dan juga optimis dengan pencapaian program dengan pencapaian program yang sudah berjalan, terlaksananya program ini tidak terlepas dari kolaborasi semua pemangku kepentingan terutama siswa yang sangat antusias terlibat dalam program literasi dan kreatifitas kerajinan. wali kelas yang mengkoordinir kegiatan. Saya pun bertambah antusias terlibat dalam program literasi baik dari murid dan seluruh pemangku kepentingan di sekolah. Dengan respon yang baik dari warga sekolah terutama murid membuat saya ingin terus terlibat dalam pengelolaan program ini agar lebih baik lagi ke depannya dan dengan harapan dapat terus berkelanjutan.

 


 










 

C.PEMBELAJARAN ( FINDING) YANG DI DAPAT DARI PELAKSANAAN AKSI NYATA.

Pembelajaran yang di dapatkan dari aksi nyata adalah terwujudnya kepemimpinan murid dalam literasi dan Program Kerajinan untuk peningkatan minat bakat  dan kreativitas siswa serta jiwa kepemimpinan, terwujudnya  karakter siswa yang memiliki pengetahuan dari sumber – sumber informasi yang diperoleh dan menjadi siswa yang berani tampil dan mengekspresikan bakat maupun potensinya serta mampu meningkatkan kreativitasnya untuk menyeraskan otak kanan dan otak kiri murid, pada akhirnya besar harapan saya bahwa program ini akan bisa mewujudkan profil  pelajar pancasila.

Dari aksi nyata ini saya mendapatkan banyak pelajaran penting, yaitu bagiamana saya menyusun dan mengelola sebuah program yang berdampak pada murid dengan pemetaan aset model BAGJA. Selain itu saya menyadari pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk suksesnya program ini. Saya juga belajar bahwa peran guru tidak terbatas pada pembelajaran di dalam kelas saja namun harus peduli dan ikut terlibat dalam mengelola program yang berdampak pada murid .

D. PENERAPAN KEDEPAN (FUTURE) RENCANA PERBAIKAN UNTUK PELKASANAAN DI MASA DEPAN

Recana perbaikan ke depan yaitu  lebih mengaktifkan kembali kegiatan intrakurikuler di lingkungan sekolah untuk memberikan bimbingan dan menjadi wadah pengembangan minat dan bakat anak selain itu kedepannya perlu pemberian apresiasi kepada siswa yang memiliki prestasi akademik sebagai bentuk dukungan untuk menambah semangat anak menampilkan kreatifitas dalam melakukan literasi. Selain itu perlu peningkatan kolaborasi guru ,siswa dalam hal kegiatan literasi dan program kerajian siswa butuh pendampingan dan bimbingan dari guru kelas pada saat melakukan kegiatan literasi dan program kerajinan agar program dapat berjalan sesuai apayang kita inginkan.

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Pembelajaran Berdiferensiasi Produk Pada Mapel Seni Rupa Kelas 4 B SDN Sendangmulyo 02 Korsatpen Tembalang Kota Semarang   A.     PENG...