AKSI NYATA MODUL 3.3 PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA
MURID
Oleh Sri Wahyuningsih,S.Pd
CPG Angkatan 4
Kota Semarang
PERISTIWA (FACT)
Untuk meningkatkan kreativitas murid SDN Sendangmulyo 02
Tembalang Semarang, dengan melakukan kegiatan literasi dan kerajinan dengan
nama program ( Propates) yang akan membawa dampak positif pada kegiatan pasca
tes . Program tersebut dilakukan SDN Sendangmulyo 02
merupakan sekolah yang negeri yang ada di pinggiran kota Semarang. Meski
demikian motivasi siswa dan para orangtua sera bapak ibu guru merespon baik
terkait program yang akan dilaksanakan Proram tersebut adalah Gerakan Pasca Tes
dengan kegiatan positif yang variatif. Kegiatan tersebuat adalah Literasi,
Membuat Ketrampilan, Market Day dan Senam Bersama
Program
literasi dan program kreativitas adalah merupakan keterampilan penting yang
harus di miliki siswa. Sebagian proses pendidikan bergantung pada kemampuan dan
kesadaran literasi ,kemampuan literasi meliputi program literasi dan program
kreativitas dan kerajinan sehingga program ini sesuai dengan salah satu karakteristik
dari 7 lingkungan yang menumbuh kembangkan kepemimpinan murid yaitu lingkungan
yang melatih keterampilan yang di butuhkan murid dalam proses pencapaian tujuan
akademik dan non akademik.
Yang
dilakukan pada aksi nyata berikut alasan mengapa melaksanakan aksi nyata?
Aksi
nyata pengelolaan program yang berdampak pada murid di maksudkan untuk
mewujudkan kepemimpinan murid, program ini di lakukan dengan harapan
siswa siswi bisa menumbuhkan sikap mandiri,kreatif dan inovatif dalam mengekspresikan dirinya dan menghargai seni
dan budaya nasional dan bisa mengembangkan potensi atau bakat yang di
milikinya.
Aksi
nyata ini di lakukan untuk mewujudkan langkah pengelolaan program yang
berdampak pada murid dengan berbasis pemetaan aset sekolah menggunakan model
BAGJA dan MELR Yang dilakukan guna memastikan sebuah program yang berdampak
pada murid. Sehingga bisa menjadi langkah konkrit keterlibatan sebagai pemimpin
dalam pengembangan sekolah.
Selain
itu alasan utama dibalik program ini adalah pada terwujudnya wellbeing siswa
atau student wellbeing dan perkembangan siswa secara
holistik, siswa yang bahagia. dan juga memiliki nilai – nilai pribadi yang
unggul, berbudaya serta memiliki karakter profil pelajar pancasila.
Tujuan
Utama melaksanakan aksi nyata ini adalah sebagai berikut :
- Membangun
kesadaran siswa atas pentingnya membaca untuk mendukung pembelajaran yang
efektif
- Menumbuhkan
kemampuan berprikir kritis dan kreatif
- Menumbuhkan
kreatifitas dan inovasi siswa
- Menumbuhkan
jiwa kepemimpinan siswa
- Menjadikan
kegiatan literasi sebagai budaya positif di sekolah
- Melatih
kemandirian siswa dalam memecahkan masalah
- Menumbuhkan
budi pekerti dan kepribadian yang baik kepada siswa
Hasil Aksi Nyata yang di lakukan
Dengan
terlaksananya program ini , maka program ini pada dasarnya di rancang
untuk menjadi wadah berkreasi dan berinovasi bagi siswa siswi menumbuhkan
keberanian untuk tampil dan juga mengedukasi siswa akan penitingnya
budaya literasi. Siswa-siswi perlu di perkenalkan betapa pentingnya kegiatan
literasi yang dilakukan sehingga sebagai generasi muda penerus bangsa akan
selalu menjunjung budaya yang mampu melestarikan budaya membaca. Di perlukan
sebuah pembiasaan yang menjadi sebuah budaya. Dengan pelaksanan kegiatan
yang rutin dan berkelajutan dari program ini maka dampak pada murid dalam hal
meningkatkan minat dan bakat serta jiwa kepemimpinan dan juga kepedulian akan
literasi akan membuahkan hasil.
Hasil
aksi nyata di SDN Sendangmulyo 02 Tembalang Semarang ini menunjukan bahwa ada
perkembangan dari waktu ke waktu mulai dari hanya membaca 15 menit sebelum
memulai proses belajar mengajar yang di awasi oleh wali kelas sehingga menjadi
budaya bagi murid – murid ketika jam literasi sudah di mulai maka dengan
sendirinya melakukan aktivitas tersebut. Selain itu kegiatan pasca tes dengan
membangun program kerajinan . Satu hal yang menjadi saya bangga sebagai guru
kelas Sekolah Dasar peserta didik mampu meningkatkan kemampuan pengetahuan akan
kosa kata, membuat otak mereka bisa bekerja secara optimal, menambah wawasan,
mempertajam diri dalam menangkap informasi dari sumber bacaan salah satu aksi
nyata nya yaitu memiliki jiwa kepemimpinan serta meningkatkan kreativitas dan
kreasi siswa karena mampu menciptkan seorang pemimpin yang mandiri dan kreatif
Kegiatan
literasi dan Program Kerajinan di atas menunjukan bahwa kegiatan literasi tidak
semata – mata di lakukan di dalam ruangan kelas saja akan tetapi bisa juga di
lakukan di tempat lain yaitu dengan menggunakan perpustakaan dengan di dampingi
oleh wali kelas diberikan kebebasan kepada peserta didik untuk memilih
sesuai dengan bakat dan minat peserta didik namun murid dapat memanfaatkan
kekuatan atau asset yang dimiliki
sekolah dengan demikian apapun yang menjadi minat dan bakat peserta didik dapat
di salurkan dengan baik dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di lingkungan
sekolah demi peningkatan potensi peserta didik. Disamping itu murid juga
melakukan kegiatan kerajinan yang dapat menggali potensi dan kreativitas siswa.
B.PERASAAN (FEELING)
Perasaan
saat merencanakan aksi nyata ini program yang berdampak pada murid ini
adalah merasa tertantang karena program ini harus menekankan pada aspek
dampak langsung pada diri siswa misalnya kepedulian aspek lain, literasi,
keimanan, kedispilinan,dan aspek lainnya yaitu kemampuan kepemimpinan
bisa menjadi bekal siswa untuk kehidupan yang lebih baik sebagai individu
maupun anggota masyarakat dan meningkatkan kreativitas dan kemandirian siswa
Perasaan
saat program ini terlaksana perasaan bahagia dan juga optimis dengan pencapaian
program dengan pencapaian program yang sudah berjalan, terlaksananya program
ini tidak terlepas dari kolaborasi semua pemangku kepentingan terutama siswa
yang sangat antusias terlibat dalam program literasi dan kreatifitas kerajinan.
wali kelas yang mengkoordinir kegiatan. Saya pun bertambah antusias terlibat
dalam program literasi baik dari murid dan seluruh pemangku kepentingan di
sekolah. Dengan respon yang baik dari warga sekolah terutama murid membuat saya
ingin terus terlibat dalam pengelolaan program ini agar lebih baik lagi ke
depannya dan dengan harapan dapat terus berkelanjutan.
C.PEMBELAJARAN ( FINDING) YANG DI DAPAT DARI PELAKSANAAN AKSI
NYATA.
Pembelajaran
yang di dapatkan dari aksi nyata adalah terwujudnya kepemimpinan murid dalam
literasi dan Program Kerajinan untuk peningkatan minat bakat dan kreativitas siswa serta jiwa kepemimpinan,
terwujudnya karakter siswa yang memiliki pengetahuan dari sumber – sumber
informasi yang diperoleh dan menjadi siswa yang berani tampil dan
mengekspresikan bakat maupun potensinya serta mampu meningkatkan kreativitasnya
untuk menyeraskan otak kanan dan otak kiri murid, pada akhirnya besar harapan
saya bahwa program ini akan bisa mewujudkan profil pelajar pancasila.
Dari
aksi nyata ini saya mendapatkan banyak pelajaran penting, yaitu bagiamana saya
menyusun dan mengelola sebuah program yang berdampak pada murid dengan pemetaan
aset model BAGJA. Selain itu saya menyadari pentingnya kolaborasi antar
pemangku kepentingan untuk suksesnya program ini. Saya juga belajar bahwa peran
guru tidak terbatas pada pembelajaran di dalam kelas saja namun harus peduli
dan ikut terlibat dalam mengelola program yang berdampak pada murid .
D. PENERAPAN KEDEPAN (FUTURE) RENCANA PERBAIKAN UNTUK
PELKASANAAN DI MASA DEPAN
Recana
perbaikan ke depan yaitu lebih mengaktifkan kembali kegiatan
intrakurikuler di lingkungan sekolah untuk memberikan bimbingan dan menjadi
wadah pengembangan minat dan bakat anak selain itu kedepannya perlu pemberian
apresiasi kepada siswa yang memiliki prestasi akademik sebagai bentuk dukungan
untuk menambah semangat anak menampilkan kreatifitas dalam melakukan literasi.
Selain itu perlu peningkatan kolaborasi guru ,siswa dalam hal kegiatan literasi
dan program kerajian siswa butuh pendampingan dan bimbingan dari guru kelas
pada saat melakukan kegiatan literasi dan program kerajinan agar program dapat
berjalan sesuai apayang kita inginkan.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar